Cinta Dunia

[Muat Turun Artikel – Format PDF]

Cinta  dunia ialah orang yang mempunyai hati yang sentiasa berpaut kepada kehidupan dan kesenangan dunia. Ianya  akan menyebabkan seseorang itu takutkan mati.

Firman Allah yang bermaksud : “Ketahuilah sesungguhnya kehidupan dunia adalah permainan, senda gurau, perhiasan, bermegah-megah antara kamu dan berlumba-lumba dalam mengumpul harta kekayaan dan anak pinak”. (Surah Al-Hadid, Ayat 20)

MENGAPA CINTA DUNIA DIANGGAP PUNCA UTAMA KESALAHAN?

“Cinta dunia” adalah bila seseorang mencintai kesenangan dunia baik berupa harta, wanita, atau takhta sehingga membutakan hatinya dan lalai terhadap akhirat. (Surah Al-A’la, Ayat 16-17, Surah Al-Qiyamah, Ayat 20-21).

Al-Baihaqi dalam kitab Syu’ab Al-Iman meriwayatkan hadith yang berbunyi, Hubbuddunya ra’su kulli khathi’ah” (cinta dunia adalah punca semua kesalahan).  

Cinta dunia yang membutakan hati mendorong seseorang berani melakukan rasuah, merompak, berjudi dan melakukan apa saja maksiat.  

Rasulullah bersabda, “Tidaklah cinta dunia itu menguasai hati seseorang, kecuali dia akan diuji dengan tiga perkara, iaitu angan-angan yang  tidak  berhujung, kemiskinan yang tidak akan berkecukupan, dan kesibukan yang tidak lepas dari kelelahan”. (Hadith riwayat Ad-Dailami).

Allah s.w.t. juga menimpakan berbagai musibah kepada suatu kaum jika cinta dunia menguasai lubuk hati mereka.

Rasulullah bersabda, “Umatku akan selalu dalam kebaikan selama tidak timbul cinta dunia kepada para ulama’ fasik, qari yang bodoh, dan para penguasa. Bila hal itu telah muncul, aku bimbang Allah akan menyeksa mereka secara menyeluruh”. (Ma’rifat As Shahabah karangan Abi Nu’aim, juz 23 hal 408).

Rasulullah bimbangkan masa depan umat ini bila umatnya menguasai dunia. Baginda bersumpah, “Demi Allah,  Bukan kemiskinan yang aku khuatirkan atas kamu. Akan tetapi aku khuatir akan dibentangkan dunia di hadapan kamu sebagaimana telah dibentangkan ke atas orang-orang sebelum kamu. Lalu kamupun berlumba-lumba padanya sebagaimana mereka berlumba-lumba padanya. Kemudian dunia itu akan menghancurkan kamu sebagaimana telah menghancurkan mereka”. (Hadith riwayat al-Bukhari dan Muslim).

Mengapa cinta dunia disebut sebagai punca semua bentuk dosa dan kesalahan serta merosakkan agama seseorang? Ini dapat ditinjau dari beberapa aspek.

Pertama, mencintai dunia yang berlebihan akan menimbulkan sikap mengagungkannya.

Padahal, dunia di sisi Allah adalah sangat hina. Mengagungkan apa yang dianggap hina oleh Allah termasuk dosa besar.

Kedua, Allah melaknat dunia dan membencinya, kecuali dunia yang digunakan untuk kepentingan agama-Nya.

Siapa mencintai yang dilaknat Allah, dia dibenci oleh Allah dan akan diuji oleh-Nya. Ad-Dailami meriwayatkan hadith yang menyatakan, dosa besar yang paling besar adalah cinta dunia.

Ketiga, kalau seseorang cinta dunia secara berlebihan, dunia jadi sasaran akhir hidupnya.

Orang itu akan menjadikan akhirat sebagai alat untuk mendapatkan dunia. Sepatutnya, dunia ini dijadikan wasilah sebagai  pelaburan akhirat.

Keempat, mencintai dunia akan menghalang seseorang dari urusan akhirat.

Selain itu, cinta dunia akan menghalang mereka dari keimanan dan syariat. Cinta dunia juga akan menghalang mereka dari menunaikan kewajiban atau paling kurang, malas untuk berbuat kebajikan.

Kelima, mencintai dunia mendorong kita menjadikan dunia sebagai tujuan hidup.

Rasulullah bersabda, “Barang siapa menjadikan akhirat sebagai tujuannya, Allah memberikan kekayaan dalam hatinya, mengumpulkan semua usahanya, dan dia akan dihampiri dunia walaupun dia enggan. Dan barang siapa menjadikan dunia sebagai tujuannya, Allah menjadikan kefakiran di depan matanya dan mencerai-beraikan usahanya dan tidak diberikan dunia kepadanya, kecuali yang sudah ditakdirkannya”. (Hadith riwayat At-Tirmizi).

Keenam, pencinta dunia diseksa dengan berat dalam tiga peringkat hidup. Di dunia terseksa dengan berbagai kepayahan dalam mencarinya, di alam kubur merasa sengsara kerana harta dunia yang telah dicarinya tidak dibawa ke alam barzah.

Dan di alam akhirat, dia akan dihisab dengan berat. Seksa inilah yang ditegaskan dalam Surah at-Taubah ayat 55. 

Disaring dari – https://www.fiqhislam.com/agenda/syariah-akidah-akhlak-ibadah/122781-mengapa-cinta-dunia-dianggap-pangkal-kesalahan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s